track-24-bunga-dari-jatijajar
Lagu-lagu yang direkam secara sederhana itu akhirnya mulai diputar di sebuah radio komunitas di daerah Jatijajar, Depok.
Atau yang lebih dikenal dengan sebutan radio gelap.
Hehehe...
Awalnya semua dilakukan secara spontan.
Bahkan perilisan lagu-lagu tersebut bisa dibilang mendadak.
Namun hasilnya di luar dugaan.
Ternyata sambutan pendengar cukup baik.
Hahaha...
Dan tidak lama kemudian, Uprealband mendapat undangan untuk tampil di acara radio tersebut.
Wkwkwkw...
Panggungnya sederhana.
Berada di lingkungan perkampungan.
Dan suasananya lebih mirip acara warga dibanding pertunjukan musik profesional.
Namun justru itulah yang membuatnya berkesan.
Tidak ada panggung megah.
Tidak ada lampu yang berlebihan.
Yang ada hanya musik.
Dan orang-orang yang datang untuk menikmatinya.
Hahaha...
Penonton menyambut hangat.
Bahkan ada yang ikut bernyanyi.
Dan suasananya terasa akrab.
Wkwkwkw...
Bagi Uprealband yang saat itu masih sangat muda, pengalaman tersebut tentu menjadi sesuatu yang menyenangkan.
Karena untuk pertama kalinya, mereka melihat secara langsung bahwa lagu-lagu yang lahir dari @up-real studio ternyata didengarkan juga oleh orang lain.
Hehehe...
Lalu sesuatu yang sama sekali tidak pernah dibayangkan sebelumnya terjadi.
Setelah tampil, beberapa penonton perempuan memberikan bunga kepada Bany.
Hahaha...
Mungkin bagi sebagian orang hal tersebut terlihat biasa.
Namun bagi anak-anak Upreal saat itu, pengalaman tersebut sudah cukup membuat mereka saling ketawa sepanjang perjalanan pulang.
Wkwkwkw...
Maklum.
Biasanya habis manggung ya pulang.
Begitu saja.
Hehehe...
Dan malam itu, anak-anak Upreal kembali ke @up-real studio sambil membawa bunga.
Hahaha...
Tidak ada yang menyangka, berbagai kejadian sederhana seperti itu ternyata masih terus diingat sampai bertahun-tahun kemudian.
Yuk, intip kelanjutannya di halaman berikutnya....
Navigasi Track
⬅️ Track 23 - @Up-real Studio atau Asrama?
🏠 Kembali ke Beranda