track-05-ekspedisi-cipulir-dan-orderan-perdana-meiwa
Tahun 2004. Setelah puluhan kali percobaan afdruk yang gagal, sampai hitungannya pun sudah lupa, titik terang itu akhirnya muncul. Rumus sablon manual yang pas berhasil mereka kunci di dalam kontrakan Babe.
Untuk memulai produksi yang lebih serius, Bany menggandeng Temmy, tetangganya yang di kemudian hari bakal memegang peranan penting dalam urusan dokumentasi video Uprealband.
Berdasarkan informasi dari mulut ke mulut, Pasar Cipulir di Jakarta Selatan dikenal sebagai salah satu tempat favorit untuk berburu kaos polos dengan harga terjangkau. Maka, berangkatlah mereka berdua melakukan ekspedisi kecil dengan modal yang pas-pasan namun penuh semangat.
Modal awal mereka terbilang nekat tetapi terukur, yaitu membeli satu lusin kaos polos sebagai bahan praktik yang sesungguhnya.
Sesampainya di workshop kontrakan Babe, proses gesut pertama di atas kaos pun dimulai. Kali ini bukan lagi di atas kain perca sisa jahitan Emak. Dan ajaibnya, eksperimen mereka berhasil.
Kaos hitam itu kini resmi dihiasi logo @up-real lengkap dengan lambang ® kecil di pojoknya. Meskipun bandnya belum terkenal, urusan penampilan tetap harus terlihat meyakinkan.
Di lain hari, Ahenk, teman sekolah Bany sekaligus teman Gerry, datang berkunjung ke markas tersebut. Begitu melihat hasil sablon kaos yang rapi, insting dagangnya langsung bekerja.
"Ban, ini kalau gue bawa ke pabrik tempat gue kerja, kayaknya laku nih."
Saat itu, Ahenk bekerja di sebuah pabrik yang berada di Jalan Raya Bogor bernama MEIWA.
Bany dan Jon tentu saja tidak menolak. Niat awal yang hanya ingin menghemat biaya produksi kaos band, mendadak berubah menjadi peluang usaha konveksi rumahan.
Kaos contoh pun dibawa oleh Ahenk untuk diperlihatkan kepada rekan-rekan kerjanya di pabrik MEIWA.
Pertanyaan berikutnya pun muncul.
Apakah kaos berlogo @up-real yang berasal dari sebuah band indie asal Depok ini benar-benar akan diterima oleh para karyawan pabrik?
Atau justru proyek nekat tersebut akan berakhir menjadi eksperimen gagal lainnya?
Dan yang paling penting, apakah Uprealband akan kembali fokus ke studio musik, atau malah semakin tenggelam menjadi juragan konveksi rumahan?
Tokoh
- Bany
- Jon
- Temmy
- Ahenk
- Gerry
- Emak
Tempat
- Depok
- Kontrakan Babe
- Pasar Cipulir
- Jakarta Selatan
- Jalan Raya Bogor
- Pabrik MEIWA
Tahun
- 2004
Topik
- Band indie Indonesia
- Band indie Depok
- Sablon manual
- Konveksi rumahan
- Pasar Cipulir
- Pabrik MEIWA
- Kaos band
- Era 2000-an
- Uprealband
Navigasi Track
⬅️ Track 04 - Workshop Kontrakan dan Experimen Absurd
➡️ Track 06 - Kontrakan Makin Sempit dan Kembalinya Sebuah Tanda