PERJALANAN UPREALBANDDOCUMENTATION · DEPOK · SINCE 2004
BAB 18 / 31PERJALANAN UPREALBAND
TRACK 18

track-18-ulang-tahun-rini-dan-stick-brush-gaya-banget

Saat itu seorang tetangga bernama Rini akan berulang tahun. Rumahnya memang berhadapan langsung dengan rumah Babenya Bany. Karena masih suasana kampung dan semua sudah saling mengenal, tercetus ide sederhana.

"Kenapa nggak sekalian gelar alat? Sekalian buat bahan praktek, hehe..."

Maka seperti biasa, anak-anak Uprealband mengeluarkan alat-alat mereka dan menggelarnya di depan rumah Rini. Konsepnya dibuat santai. Lagu-lagu dibawakan secara akustik agar tidak terlalu berisik. Bahkan stik drum pun sempat disiasati menggunakan sumpit.

Sebelumnya, Temmy sempat mengenalkan seorang temannya bernama Derry, seorang drummer yang saat itu sudah berada di tingkat akhir SMU.

Karena kabar Apoy memang belum jelas kapan akan kembali ke Depok, menurut ingatan Derry, bahkan sebelum acara ulang tahun Rini digelar dirinya sudah beberapa kali jamming bersama Uprealband. Namun saat itu belum ada keputusan apa pun. Semuanya masih mengalir begitu saja.

Dan tibalah malam ulang tahun Rini.

Acara dimulai selepas Isya.

Di bawah tenda milik Uprealband yang saat itu memang sering disewakan, alat-alat mulai berbunyi. Tidak ada panggung mewah. Tidak ada tata cahaya. Hanya sebuah acara sederhana yang diadakan oleh keluarga Rini yang sedang berbahagia.

Suasananya sangat cair.

Siapa saja boleh bermain.

Siapa saja boleh bernyanyi.

Tidak ada aturan yang terlalu kaku.

Derry pun ikut hadir malam itu.

Saat itu peluang dirinya menjadi drummer Uprealband seolah tinggal menunggu waktu.

Namun seperti banyak kejadian lain dalam perjalanan Uprealband, sebuah kejadian kecil kembali mengubah alur cerita.

Tiba-tiba...

Apoy datang.

Dengan santainya.

Membawa sebuah tas.

Seolah tidak pernah menghilang.

Dan ketika tasnya dibuka, semua orang langsung melirik.

Busyet...

Di dalamnya terdapat sepasang stick brush plastik.

Gaya banget sudah saat itu.

Hahaha...

Untuk ukuran acara ulang tahun sederhana di lingkungan rumah, perlengkapan itu terasa terlalu keren.

Apoy hanya tersenyum sambil nyengir.

Lalu duduk di belakang drum dan mulai bermain.

Sementara yang lain hanya bisa tertawa melihat tingkahnya.

Dan entah apa yang ada di dalam hati Derry saat itu.

Mungkin hanya sebuah gumaman kecil.

"Yah..."

Hahaha...

Lucunya, bertahun-tahun kemudian baru diketahui bahwa stick brush tersebut ternyata bukan sekadar gaya-gayaan.

Saat SMA di Semarang, Apoy ternyata cukup sering menghabiskan waktu di Toko Musik Halmahera. Di sana ia banyak mengenal konsep musik akustik dan MTV Unplugged yang saat itu sedang populer.

Jadi sementara orang lain melihat gaya, ternyata Apoy memang sedang membawa sebuah konsep.

Walaupun tetap saja...

Kelihatannya gaya.

Hahaha...

Dokumentasi

Suasana ulang tahun Rini

Foto acara ulang tahun Rini yang masih tersimpan hingga sekarang. Dari foto-foto inilah terlihat betapa santainya suasana malam tersebut.

Dari foto-foto itulah terlihat betapa santainya suasana malam tersebut.

Jon terlihat asyik memainkan bass bekas merek Maison yang baru dibelinya.

Di depan mic stand, Derry berdiri sambil memainkan gitar elektrik dan bernyanyi.

Sedangkan di samping kanannya, Dewa duduk memainkan gitar elektrik sebagai rhythm.

Dan mungkin karena acara ini memang lebih ditujukan untuk bersenang-senang, siapa saja boleh ikut bermain.

Kalau dipikir sekarang, acara itu sebenarnya hanyalah sebuah ulang tahun sederhana.

Namun tanpa disadari, malam itu mempertemukan banyak orang yang kelak akan menjadi bagian dari perjalanan panjang Uprealband.

Ada Derry yang saat itu masih berada di tingkat akhir SMU.

Ada Apoy yang ternyata kembali ke Depok.

Ada Dewa yang masih duduk santai memainkan gitar.

Ada Jon yang sedang menikmati bass Maison bekas yang baru dibelinya.

Dan tentu saja ada Rini beserta keluarganya yang mungkin saat itu tidak pernah menyangka bahwa acara ulang tahun sederhana yang mereka gelar, puluhan tahun kemudian masih akan diingat dan diceritakan kembali.

Dan untungnya, foto-foto malam itu masih ada.

Kalau tidak...

Mungkin ceritanya akan terdengar seperti karangan belaka.

Hahaha...

⬅️ Track Sebelumnya

Track 17 - Shogun 2-Tak dan Studio yang Akhirnya Jalan

🏠 Daftar Track

README.md

➡️ Track Berikutnya

Track 19 - ...