PERJALANAN UPREALBANDDOCUMENTATION · DEPOK · SINCE 2004
BAB 21 / 31PERJALANAN UPREALBAND
TRACK 21

track-21-perpisahan-derry-dan-video-dua-kamera

TRACK 21: PERPISAHAN DERRY Tidak lama setelah berbagai kegiatan dan festival yang dijalani Uprealband, sebuah kesempatan kembali datang. Kali ini melalui Derry. Saat itu Derry memasuki masa kelulusan SMA. Dan sekolahnya Budi Utomo Depok Timur berencana mengadakan acara perpisahan. Pihak sekolah membutuhkan sound system sekaligus seperangkat alat band. Melalui Derry, kesempatan tersebut akhirnya sampai kepada anak-anak Upreal. Hahaha... Dan untuk kedua kalinya, perlengkapan Markas Studio keluar dari rumah. Kalau yang pertama adalah acara ulang tahun Rini. Maka yang kedua adalah acara perpisahan sekolah Derry. Padahal jarak antara Markas Studio dan sekolah Derry sebenarnya tidak terlalu jauh. Namun demi memudahkan pengangkutan, seluruh peralatan tetap dibawa menggunakan mobil pick up. Sore hari sebelum acara berlangsung, satu per satu peralatan mulai dinaikkan. Speaker. Mixer. Stand mikrofon. Kabel-kabel. Drum. Dan berbagai perlengkapan lainnya. Malam harinya, anak-anak @Up-real Studio bersama para sahabat mulai sibuk melakukan setting. Ada Derry. Ada Temmy. Ada Dewa. Ada Glen. Ada Lia. Ada Opang. Dan tentu saja anak-anak Upreal sendiri. Semuanya sibuk dengan bagiannya masing-masing. Kopi menemani malam panjang mereka. Candaan lebih banyak terdengar dibanding ketegangan. Bahkan dokumentasi video persiapan malam sebelumnya sebenarnya pernah ada. Namun sampai buku ini ditulis, video tersebut masih belum berhasil ditemukan kembali. Keesokan harinya, acara perpisahan sekolah itu pun digelar. Dan Uprealband ikut tampil. Seingat Bany, salah satu lagu yang dibawakan saat itu adalah "Biarkan Cintamu". Sebuah lagu bernuansa rock and roll yang cukup berbeda dibanding lagu-lagu Uprealband lainnya, hahaha... Dan menariknya, video penampilan tersebut ternyata masih berhasil bertahan. Bertahun-tahun kemudian, dokumentasi itu akhirnya diunggah melalui YouTube Official Uprealband. Kalau dilihat sekarang mungkin terlihat sederhana. Namun sekitar tahun 2006, anak-anak Upreal ternyata sudah mulai bereksperimen. Tidak hanya menggunakan satu kamera. Tetapi mencoba mengambil gambar dari dua sudut pandang yang berbeda. Kebetulan Jon saat itu sudah mempunyai handycam Panasonic CCD hasil kredit. Sedangkan satu kamera lainnya milik teman kerja Bany. Karena Bany di tempat kerjanya memang sering diminta membantu urusan dokumentasi, jadi kadang handycam tersebut bisa dibawa pulang ke Depok hehehe Akhirnya kedua kamera itu dipakai untuk merekam penampilan Uprealband. Kemudian hasil videonya diedit, dan suara asli kamera tidak dipakai, melainkan diganti menggunakan audio versi rekaman. Jadi hasil akhirnya terasa seperti video klip pertunjukan. Hehehe... Kalau dipikir-pikir sekarang, lucu juga. Yang ada cuma rasa penasaran. Wkwkwkw... Setelah acara selesai dan semua peralatan kembali ke Markas Studio, tentu ada pemasukan dari penyewaan sound system dan seperangkat alat band tersebut. Namun kalau urusan uangnya akhirnya diberikan kepada siapa, Bany sudah agak lupa, hahaha... Yang masih diingat justru semua peralatan pulang dengan selamat. Dan seperti biasa, anak-anak Upreal kembali kumpul di studio. Tidak lama setelah acara perpisahan itu selesai, ternyata ijazah Derry sempat tertahan. Masih ada beberapa biaya sekolah yang saat itu belum sempat diselesaikan. Duh duh ... Dan akhirnya anak-anak @up-real studio ikut membantu saja. Sedikit demi sedikit, sampai akhirnya semua urusan itu beres. Hehehe... Dan setelah semuanya selesai, kehidupan kembali berjalan seperti biasa. Latihan. Kerja. Nongkrong. Dan ngopi. Hahaha... Mereka sama sekali belum tahu, masih banyak cerita-cerita lain yang ternyata sedang menunggu di depan. Yuk, intip kelanjutannya di halaman berikutnya.... Navigasi Track ⬅️ Track 20 - Band Terbaik Yang Gak Tahu Kalau Menang 🏠 Kembali ke Beranda